Gejala dan tanda-tanda kehamilan


Bagaimana gejala dan tanda-tanda seorang wanita dikatakan hamil?

Yang jelas, wanita tersebut harus dalam masa reproduksi. Dalam arti wanita itu masih mendapat haid atau mens.

Gejala wanita hamil:

  1. Tidak dapat haid lagi. Bahasa kedokterannya amenorrhoea. Gejala ini yang paling utama untuk menduga seorang wanita hamil. Mengapa tidak dapat haid lagi? Karena sel telur sudah dibuahi oleh sperma. Bentuk hasil perpaduan sel telur dan sel sperma disebut dengan zigot. Ketika zigot tertanam di dalam rahim, ia akan menghasilkan hormon kehamilan yang menyebabkan haid tidak datang. Tes kehamilan yang biasa dijual bebas, umumnya dapat mendeteksi kadar hormon kehamilan (hCG) dalam urin 9-12 hari setelah konsepsi (pertemuan sel sperma dan sel telur).
  2. Mual dan muntah. Gejala ini dialami lebih dari setengah wanita yang baru hamil, sekitar 2 minggu setelah haid tidak datang. Penyebabnya adalah adanya hormon kehamilan.
  3. Payudara tidak nyaman. Payudara akan terasa lunak, sensitif, gatal.. Atau terasa adanya sensasi. Keadaan ini disebabkan karena adanya hormon estrogen & progesteron yang meningkat pada awal masa kehamilan.
  4. Sering buang air kecil. Disebabkan karena meningkatnya hormon estrogen, serta ukuran uterus & janin yang semakin membesar, sehingga mendesak kandung kemih.
  5. Sulit buang air besar. Pada saat terjadi kehamilan, usus dalam keadaan hypoperistalsis, yang artinya pergerakan usus melambat karena meningkatnya hormon progesteron. Kok melambat? Bukannya tidak baik? Nah, tujuannya agar proses penyerapan makanan di usus ibu benar-benar sempurna.. Sehingga nutrisi ke janin pun akan baik.
  6. Mudah lelah. Karena peningkatan hormon progesteron yang mempengaruhi kerja ginjal, jantung, dan paru-paru.
  7. Penambahan berat badan. Seiring membesarnya rahim, janin, dan penambahan cairan darah ibu, berat badan ibu juga akan bertambah.
  8. Mood naik turun. Karena perubahan hormonal selama masa kehamilan, emosi seorang wanita pun akan terpengaruh seperti cepat sedih, gembira, marah, tidak suka atau ingin makanan tertentu (ngidam), dan lain sebagainya. Jadi bagi para suami, diharapkan kesabarannya ya.. hehehe..
Nah, gejala diatas bersifat subjektif.. Ada tanda-tanda yang bersifat objektif…Tanda ini didapatkan oleh tenaga medis melalui pemeriksaan.. Diantaranya..
  1. Keputihan. Selama kehamilan, keputihan meningkat..Disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen.
  2. Chadwick’s sign (> 6 minggu usia kehamilan). Tanda membirunya pada serviks (mulut rahim) yang disebabkan melebarnya pembuluh darah serviks karena meningkatnya hormon estrogen.
  3. Hegar’s sign (> 5-6 minggu usia kehamilan). Melunaknya segmen bawah rahim pada pemeriksaan.
  4. Rahim atau uterus yang membesar.
  5. Peningkatan suhu badan basal.
  6. Membesarnya payudara
  7. Munculnya pigmentasi atau bintik-bintik pada kulit.
Bila ada yang ingin diskusikan atau bertanya, silahkan beri komentar dibawah ini…

2 thoughts on “Gejala dan tanda-tanda kehamilan

  1. Ping-balik: Pemeriksaan akurat untuk mengetahui kehamilan | DokterObgin

  2. Ping-balik: Pemeriksaan akurat untuk mengetahui kehamilan | dr. Made Surya Kumara, SpOG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s